Pengembangan Modul Ajar Pendidikan Pancasila Berbasis Quantum Learning untuk Membangun Sikap Anti-Bullying pada Siswa Sekolah Dasar
Main Article Content
Abstract
Bullying di lingkungan sekolah dasar masih menjadi permasalahan serius yang berdampak pada perkembangan karakter dan kesehatan mental siswa. Ketersediaan modul ajar Pendidikan Pancasila yang secara khusus dirancang untuk membangun nilai-nilai anti-bullying masih sangat terbatas. Artikel ini bertujuan menganalisis relevansi teoritis pengembangan modul ajar Pendidikan Pancasila berbasis Quantum learning dan menawarkan kerangka konseptual sebagai landasan penelitian pengembangan selanjutnya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan sistematis dengan menelaah 25 artikel ilmiah dari tahun 2019 hingga 2025. Temuan menunjukkan tiga hal: nilai-nilai Pendidikan Pancasila seperti empati dan gotong royong berkaitan langsung dengan sikap anti-bullying; kerangka TANDUR dalam Quantum learning efektif membentuk karakter afektif siswa; dan belum ada modul yang mengintegrasikan keduanya secara spesifik. Artikel ini menawarkan kerangka konseptual yang memetakan enam langkah TANDUR ke dalam aktivitas pembelajaran Pendidikan Pancasila bermuatan anti-bullying. Integrasi keduanya berpotensi besar membentuk karakter anti-bullying secara terstruktur di sekolah dasar.
Article Details
References
Abdillah, F. (2024). Dampak bullying di sekolah dasar dan pencegahannya. EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, 2(1), 102–108.
Afriana, S., Khoirunisa, K., Ajizah, R. A., & Nugraheni, A. S. N. (2023). Pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran tematik berbasis strategi Quantum learning tipe TANDUR untuk Madrasah Ibtidaiyah. Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 13(1), 7–16.
Ahadiyah, W., Zahidi, S., & Hidayatussholihah, R. (2024). Strategi pembelajaran quantum sebagai bentuk interpretasi profil pelajar Pancasila di era digital. Journal of Education and Learning Innovation, 1(2), 174–185.
Alhakiki, A., & Taufina, T. (2020). Pengaruh quantum teaching kerangka TANDUR terhadap hasil belajar matematika di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 4(3), 534–540.
Amalia, T. D., & Indrakurniawan, M. (2024). Analisis karakter gotong royong siswa melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di Sekolah Dasar. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 6(2).
Annisa, M., Faqihatuddiniyah, F., Salsabila, S., Khalisa, S. I. N., & Sarah, Z. (2024). Pelatihan pengembangan modul ajar terintegrasi karakter pada implementasi Kurikulum Merdeka bagi guru sekolah dasar. J-ABDIPAMAS, 8(1), 146–154.
Ariandari, A., Rufii, R., & Hartono, H. (2024). Pengaruh metode problem based learning vs metode quantum teaching dan kemampuan awal terhadap hasil belajar peserta didik kelas III di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan: Riset dan Konseptual, 8(1), 106–119.
Arinata, F. S., Mulawarman, M., Mulyani, P. K., Awalya, A., Wasono, A., Kurniawati, E., & Mubarak, M. A. (2024). Dampak bullying pada siswa sekolah dasar: Kajian literatur sistematis. Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman, 10(2), 356–366.
Armitage, R. (2021). Bullying in children: Impact on child mental health and well-being. Pediatric Health, Medicine and Therapeutics, 12, 515–526.
Astuti, P. Y. (2023). Peran guru dalam menanamkan pandangan anti bullying dalam pembelajaran PKN di sekolah dasar. Larisa Penelitian Multidisiplin, 1(2), 8–15.
DePorter, B., & Hernacki, M. (2000). Quantum learning: Membiasakan belajar nyaman dan menyenangkan. Kaifa.
DePorter, B., Reardon, M., & Singer-Nourie, S. (2000). Quantum teaching: Mempraktikkan quantum learning di ruang-ruang kelas. Kaifa.
Febrianti, R., Syaputra, Y. D., & Oktara, T. W. (2024). Dinamika bullying di sekolah: Faktor dan dampak. Indonesian Journal of Educational Counseling, 8(1), 9–24.
Federasi Serikat Guru Indonesia. (2023). Kasus perundungan di sekolah meningkat selama 2023. FSGI.
Hakim, N., Dewi, R. N., & Herianingtyas, N. L. R. (2023). Hubungan orang tua dan guru dalam mencegah bullying. Awwaliyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 6(2), 110–116.
Hosseini, S. A., et al. (2022). Effects of quantum-learning and conventional teaching methods on learning achievement, motivation to learn, and retention. Smart Learning Environments, 9(1).
Jumarnis, S. A., Anugerah, J. C., & Sinaga, Y. J. (2023). Strategi penanaman pendidikan karakter dalam meminimalisir bullying siswa sekolah dasar. Jurnal Elementaria Edukasia, 6(3), 1103–1117.
Kurniawaty, J. B. (2022). Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran di sekolah dasar. JAGADDHITA, 1(2).
Kusuma, Z. N. A. W., Nurrani, N., & Hernawan, A. H. (2025). Upaya pencegahan perilaku bullying pada anak sekolah dasar dengan optimalisasi peran orang tua. Educandumedia: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan, 4(1), 76–88.
Larasati, G., & Baadilla, I. (2023). The influence of quantum teaching learning model on science learning outcomes. Didaktika Tauhidi, 10(2), 203–211.
Maharani, I., Wakhyudin, H., & Wardana, M. Y. S. (2024). Implementasi kebijakan anti bullying di sekolah. Literasi: Jurnal Pendidikan Dasar, 4(2).
Marifah, V. I., Nisak, A., Hidayaturrohmah, M., Zahro, I. M., Rohmah, A., Ramadhani, D. N., & Yumna, A. T. (2025). Dampak bullying terhadap prestasi akademik siswa. Jendela PLS, 10(1), 31–39.
Megawati, M., & Sari, R. N. (2022). Peningkatan proses dan hasil belajar IPA menggunakan model quantum learning di sekolah dasar. Jurnal Muara Pendidikan, 7(2), 369–377.
Menàbò, L., et al. (2025). Beyond the surface: A consensual qualitative research into the multifaceted nature of bullying. Behavioral Sciences, 15(12), 1631.
Olweus, D. (1993). Bullying at school: What we know and what we can do. Blackwell.
Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., et al. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372, n71. https://doi.org/10.1136/bmj.n71
Parisu, C. Z. L. (2025). Strategi efektif pencegahan bullying di sekolah dasar melalui pendekatan pendidikan karakter. Jurnal Kajian Pendidikan dan Cakrawala Pembelajaran, 1(1), 36–45. https://doi.org/10.64690/jakap.v1i1.4
Rasjid, Y., & Bahar, I. (2023). Application of a collaborative learning model accompanied by quantum learning strategies in improving class VIII science biology learning outcomes at Junior High School 2 Satap Balla. ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities, 3(3), 385–390.
Rismawanda, H., & Mustika, D. (2024). Kemampuan guru dalam menyusun modul ajar. Aulad, 7(1), 32–42.
Sadaruddin, S., Santini, R., Sari, S. K. C., & Alwiah, S. (2024). Pencegahan dan penanganan perilaku bullying verbal di sekolah dasar. ISOLEK: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra, 2(2), 310–317.
Sari, A. P., Zumrotun, E., & Sofiana, N. (2023). Implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) di Sekolah Dasar. Qalam: Jurnal Ilmu Kependidikan, 12(2), 65–75.
Sari, L. R., Sari, D. P., & Saputri, R. Y. (2026). Implementasi pendidikan karakter untuk membangun perilaku anti-bullying di lingkungan sekolah. Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya, 4(1), 40–48.
Silviana, N. A., & Sufiyanto, I. (2024). Strategi guru untuk mengatasi bullying dan kekerasan pada tingkat sekolah dasar. Abuya: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(1), 1–10.
Sofyan, F. A., et al. (2022). Bentuk bullying dan cara mengatasinya. Jurnal Multidisipliner Kapalamada, 1(4), 496–504.
UNESCO. (2019). Behind the numbers: Ending school violence and bullying. UNESCO.
UNICEF Indonesia. (2021). Bullying in Indonesia: Analysis report. UNICEF.
Warman, E., & Ristiani, I. (2023). Pembelajaran inovatif dengan pendekatan model pembelajaran quantum learning di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 2(4), 47–56.
Wislita, & Ramadan. (2023). Implementasi profil pelajar Pancasila dalam pembelajaran berbasis pengalaman. Jurnal Pendidikan Dasar.
Zuhriyah, A., Damayanti, D., Safitri, W. E., & Darsono, D. (2025). Dampak jangka panjang bullying di masa sekolah dasar terhadap kesehatan mental anak. Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandoho, 5(2), 30–36.