Studi Literatur: Analisis Faktor-Faktor Pembentuk Kesejahteraan Subjektif Pada Peserta Didik Sekolah Dasar

Main Article Content

Nia Elinda
Ahmad Mulyadiprana
Rifqy Muhammad Hamzah

Abstract

Kesejahteraan subjektif (subjective well-being) peserta didik di sekolah dasar sering kali terabaikan dalam praktik pembelajaran, padahal aspek ini sangat krusial dalam mendukung pencapaian prestasi akademik dan kebahagiaan anak di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor pembentuk kesejahteraan subjektif peserta didik sekolah dasar sekaligus merumuskan strategi untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan suportif. Metode penelitian yang digunakan adalah Literatur Review atau studi kepustakaan (library research). Penelusuran literatur difokuskan pada artikel jurnal dan dokumen ilmiah yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir menggunakan basis data Google Scholar, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dan sintesis naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan subjektif anak dibentuk oleh interaksi kuat antara faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi konsep diri, kapasitas emosional, dan spiritualitas. Sementara itu, faktor eksternal sangat didorong oleh kehangatan pengasuhan keluarga, dukungan emosional dari guru, serta iklim sekolah yang bebas dari perundungan (zero-bullying). Kesimpulannya, praktik pengajaran di sekolah dasar harus menerapkan pendekatan whole-child yang tidak hanya berorientasi pada target akademik, tetapi juga mengintegrasikan Pembelajaran Sosial-Emosional (SEL) dan peningkatan kompetensi relasional pendidik. Upaya komprehensif ini esensial untuk memastikan agar peserta didik dapat mencapai kondisi mental yang positif dan merasa bahagia selama menjalani proses pendidikannya.

Article Details

How to Cite
Elinda, N., Mulyadiprana, A., & Hamzah, R. M. (2026). Studi Literatur: Analisis Faktor-Faktor Pembentuk Kesejahteraan Subjektif Pada Peserta Didik Sekolah Dasar. Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar, 5(2), 339–351. https://doi.org/10.56855/jpsd.v5i2.2162
Section
Articles

References

Alwina, S. (2023). Peran bimbingan konseling dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa di sekolah dasar. Jurnal Sintaksis, 5(1), 18-25.

Borualogo, I. S., & Casas, F. (2019). Adaptation and validation of the Children’s Worlds Subjective well-being Scale (CW-SWBS) in Indonesia. Jurnal Psikologi, 46(3), 215–229. https://doi.org/10.22146/jpsi.38995

Borualogo, I. S., & Casas, F. (2021). Subjective well-being of Indonesian children: A perspective of material well-being. ANIMA Indonesian Psychological Journal, 36(2), 204–230. https://doi.org/10.24123/aipj.v36i2.2880

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2022). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.

Diener, E. (1984). Subjective well-being. Psychological Bulletin, 95, 542–575.

Diener, Edward, Richard E Lucas, and Shigehiro Oishi. 2002. “Subjective Well-Being: The Science of Happiness and Life Satisfaction.” Handbook of Positive Psychology 2: 63–73.

Elvinawanty, R., Sella, & Mirzal, R. (2025). Subjective well-being dan school climate: Faktor penting dalam academic achievement siswa. Jurnal Penelitian Psikologi, 16(1), 22-28. http://doi.org/10.29080/jpp.v16i1.1407

Faizah, F., Rahma, U., Dara, Y. P., & Gunawan, C. L. (2020). School well-being peserta didik sekolah dasar dan peserta didik sekolah menengah pertama pengguna sistem full-day school di Indonesia. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 5(1), 34–41. https://doi.org/10.17977/um001v5i12020p034

Gao, T., Li, B., Liang, S., Zhou, W., Zhu, X., Bai, L., & Li, G. (2024). How parenting styles affect primary school students’ subjective well-being? The mediating role of self-concept and emotional intelligence. Frontiers in Psychology, 15, Article 1425777. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1425777

Hidayati, L., Amanda, R., Samara, S., Agustin, Y., & Sukatin. (2023). Pengaruh dukungan sosial terhadap kesejahteraan subjektif pada siswa (Definisi kesejahteraan subjektif). Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 1(3), 177-185. https://doi.org/10.54066/jupendis.v1i3.491

Ianah, A., Latifa, R., Kolopaking, R., & Suprayogi, M. N. (2021). Kesejahteraan siswa: Faktor pendukung dan penghambatnya. Jurnal BECOSS (Business Economic, Communication, and Social Sciences), 3(1), 43-49. https://doi.org/10.21512/becossjournal.v3i1.7028

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan. https://peraturan.bpk.go.id/Details/285721/permendikbudriset-no-46-tahun-2023

King, R. B., Wang, Y., Fu, L., & Leung, S. O. (2024). Identifying the top predictors of student well-being across cultures using machine learning and conventional statistics. Scientific Reports, 14, Article 8376. https://doi.org/10.1038/s41598-024-55461-3

Lerner, Richard M., Easterbrooks, M.A., dan Mistry, Jayanthi. (2008). Handbook Of Psychology (Developmental psychology). Canada: John Wiley and sons, Inc.

Li, J., Li, Y., & Ding, Y. (2025). Self-concept promote subjective well-being through gratitude and prosocial behavior during early adolescence? A longitudinal study. BMC Psychology, 13, Article 356. https://doi.org/10.1186/s40359-025-02652-w

Maryanti, E., Ilyas, M., & Nurdin. (2021). Pengaruh Subjective Well Being dimasa pandemi COVID-19 terhadap hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika, 4(2), 80-88.

Maslihah, S. (2017). Faktor yang mempengaruhi kesejahteraan subyektif anak didik lembaga pembinaan khusus anak. Jurnal psikologi insight, 1(1), 82-94.

Massarwi, A. A., & Gross-Manos, D. (2022). The association between bullying victimization and subjective well-being among children: Does the role of child religiosity matter? International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(15), Article 9644. https://doi.org/10.3390/ijerph19159644

Myers, David G, and Ed Diener. 1995. “Who Is Happy?” Psychological Science 6 (1): 10–19.

Nugraheni, A., Salsabila, A. H., Prabaningrum, D. K., & Aprilyana, D. (2025). Permasalahan Fundamental dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar: Analisis Komunikasi, Motivasi, Kecemasan, dan Kemalasan Belajar: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 5245-5252.

Prasetyo, R. A. B. (2018). Persepsi iklim sekolah dan kesejahteraan subjektif peserta didik di sekolah. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan,8(2),133–144. https://doi.org/10.26740/jptt.v8n2.p133-144

Purwanto, D., & Ahmadin. (2026). Implementasi student well-being di sekolah dasar: Studi kasus SDN 1 Ncera Bima. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial, 7(1), 269–278. https://doi.org/10.53299/diksi.v7i1.4132

Puspasari, K. D. (2024). Kesejahteraan subjektif pada anak yang dibesarkan oleh ibu tunggal. Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, 5(1), 429–442. https://ejournal.uit-lirboyo.ac.id/index.php/IJHSS

Saepudin, A., & Rohmatillah, N. (2025). Peran guru dalam membangun subjective well-being anak usia sekolah dasar. Jurnal Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan, 6(1), 24-31.

Steinmayr, R., Paschke, P., & Wirthwein, L. (2022). Elementary school students' subjective well-being before and during the COVID-19 pandemic: A longitudinal study. Journal of Happiness Studies, 23(6), 2985–3005. https://doi.org/10.1007/s10902-022-00537-y

Valcke, B., Dierckx, K., Desouter, L., Van Dongen, S., Van Hal, G., & Van Hiel, A. (2022). The contribution of teacher, parental and peer support in self-reported school and general well-being among ethnic-cultural minority and majority youth. Frontiers in Psychology, 13, Article 1051143. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.1051143

Vidić, T., & Stamać Ožanić, M. (2023). The correlation between teacher support and primary school students' life and school satisfaction. Journal of Educational Sciences & Psychology, 13(2), 82–94.

Wahyuni, S., Reswita, & Filtri, H. (2018). Analisis subjectif well-being anak usia dini yang berasal dari keluarga berstatus ekonomi sosial rendah di Kota Pekanbaru. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 63–74

Wikman, C., Allodi, M. W., & Ferrer-Wreder, L. A. (2022). Self-concept, prosocial school behaviors, well-being, and academic skills in elementary school students: A whole-child perspective. Education Sciences, 12(5), Article 298. https://doi.org/10.3390/educsci12050298

Yusra, H., & Darmiyanti, A. (2024). Peran wali kelas dalam mendukung kesejahteraan emosional anak kelas 1 di SD Pinangsia 03. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3),1–10. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.558