Peningkatan Motivasi Dan Kinerja Guru Dalam Melaksanakan Proses Belajar Mengajar Melalui Supervisi di SD Amaliah

Main Article Content

Gugun Gunadi

Abstract

Dalam penulisan ini yang menjadi masalah adalah rendahnya motivasi dan kinerja guru dalam proses belajar mengajar. Sebagai upaya pemecahannya adalah melalui penerapan metode supervisi kelas. Guru dianggap meningkat motivasi dan kinerjanya, apabila semua guru dapat mencapai target pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Deskriptif Analitik melalui Penelitian Tindakan sekolah, yaitu studi yang digunakan untuk mengumpulkan data, mendeskripsikan, mengolah, menganalisa, menyimpulkan dan menafsirkan data sehingga memperoleh gambaran yang sistematis. Supervisi dapat meningkatkan motivasi guru dan kinerja guru dalam proses belajar mengajar di SD Amaliah Kabupaten Bogor. Dari hasil observasi dan tindakan serta dengan melakukan refleksi terhadap masalah yang diteliti menunjukkan bahwa metode supervisi telah dijalankan dengan baik dan rutin menyangkut administrasi sekolah dan administrasi kelas. Supervisi dilakukan 1 kali/bulan dengan cara mengumpulkan guru-guru dalam rapat dan melakukan tinjauan langsung ke kelas-kelas pada saat guru mengajar. Motivasi dan kinerja guru telah menunjukkan peningkatan yang dibuktikan dengan adanya tercapainya peningkatan hasil belajar mengajar hal ini akibat dari adanya keikutsertaan guru dalam seminar-seminar, out bond, dan workshop serta melanjutkan pendidikan (kuliah). Pelaksanaan supervisi jangan sampai diabaikan karena merupakan salah satu penting dalam manajemen kepala sekolah untuk mencapai tujuan pendidikan melalui peningkatan motivasi dan kinerja guru.

Article Details

How to Cite
Gunadi, G. (2025). Peningkatan Motivasi Dan Kinerja Guru Dalam Melaksanakan Proses Belajar Mengajar Melalui Supervisi di SD Amaliah . Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar, 4(4), 949–960. https://doi.org/10.56855/jpsd.v4i4.1780
Section
Articles

References

Aliyyah, R. R., Gunadi, G., Sutisnawati, A., & Febriantina, S. (2023). Perceptions of Elementary School Teachers towards the Implementation of the Independent Curriculum during the COVID-19 Pandemic. Journal of Education and E-Learning Research, 10(2), 154-164.

Darmadi, H. (2015). Tugas, peran, kompetensi, dan tanggung jawab menjadi guru profesional. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 13(2), 161-174.

Gunadi, G., Prasetyo, T., Rusli, R. K., & Lathifah, Z. K. (2025). Empowering the Educational Ecosystem: A Humanistic Approach to Principal Supervision in Vocational Schools. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 17(4).

Gunadi, G., & Sumarni, D. (2023). Menilai Kompetensi Pedagogik dan Profesionalisme Guru: Studi Kasus di SD Cisarua. Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar, 2(1), 28-38.

Handayaningrat, S. P. (2021). Administrasi pemerintahan dalam pembangunan nasional. Jakarta: CV Haji Masagung.

Octavia, S. A. (2020). Sikap dan kinerja guru profesional. Deepublish.

Purwanto, N. (2014). Administrasi dan supervisi pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Ramdhan, M. (2021). Metode penelitian. Bandung: CV Pustaka Setia

Siagian, S. P. (2023). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Sianturi, H. R., Se, M., Sutisna, A., Dalia, A., Kurniawan, A. C., Dewi, A. V., ... & Haeriyah, Y. (2024). Perencanaan dan Penganggaran Pembiayaan Pendidikan: Konsep dan Teknik. Edu Publisher.

Waruwu, M. (2023). Pendekatan penelitian pendidikan: metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan metode penelitian kombinasi. Jurnal Pendidikan Tambusai.