Hubungan Antara Kedisiplinan Dan Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar

Main Article Content

Rahmawati Eka Saputri
Irma Setiowati
Najwa Adya Kamila
Nurul Hikma
Riska Aulia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kedisiplinan siswa dengan prestasi belajar di tingkat sekolah dasar. Kedisiplinan merupakan salah satu faktor penting dalam pembentukan karakter dan tanggung jawab siswa, yang diyakini turut memengaruhi kesiapan, konsistensi belajar, serta kepercayaan diri mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi terstruktur dengan subjek sebanyak 28 siswa kelas 3 dari SDN Jatake 1. Pengumpulan data dilakukan melalui angket kedisiplinan dan penilaian prestasi belajar menggunakan rubrik yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara tingkat kedisiplinan siswa dengan kualitas prestasi mereka. Sebanyak 27 siswa menunjukkan sikap setuju terhadap pentingnya kedisiplinan, dan hanya 1 siswa yang tidak setuju. Siswa yang memiliki tingkat kedisiplinan tinggi cenderung menunjukkan prestasi akademik yang lebih baik, khususnya dalam aspek persiapan belajar, keteraturan penyampaian tugas, serta sikap dalam mengikuti pelajaran. Temuan ini mempertegas pentingnya pembinaan disiplin sejak dini guna mendukung perkembangan akademik dan karakter siswa secara berkelanjutan.

Article Details

How to Cite
Saputri, R. E., Setiowati, I., Kamila, N. A., Hikma, N., & Aulia, R. (2025). Hubungan Antara Kedisiplinan Dan Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar, 4(1), 225–236. https://doi.org/10.56855/jpsd.v4i1.1678
Section
Articles

References

Aslianda, A., Jainidar, J., & Israwati, N. (2017). Hubungan disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 18 Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(1), 1–10.

Aswat, H., Sari, E. R., Aprilia, R., Fadli, A., & Milda, M. (2021). Implikasi distance learning di masa pandemi COVID-19 terhadap kecerdasan emosional anak di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(2), 871–878. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i2.803

Bloom, B. S. (1956). Taxonomy of educational objectives: The classification of educational goals. Longmans Green.

Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Undang-undang sistem pendidikan nasional No. 20 tahun 2003. Departemen Pendidikan Nasional.

Ernilah, E., Toharudin, M., & Wahid, F. S. (2022). Pengaruh lingkungan keluarga dan teman sebaya terhadap kecerdasan emosional siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Kontekstual, 3(2), 118–126. https://doi.org/10.46772/kontekstual.v3i02.665

Hasibuan, M. S. P. (2011). Manajemen: Dasar, pengertian, dan masalah. Bumi Aksara.

Hosnan, M. (2014). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21. Ghalia Indonesia.

Kadeni, K. (2014). Pentingnya kecerdasan emosional dalam pembelajaran. Equilibrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya, 2(1), 33–39. https://doi.org/10.25273/equilibrium.v2i1.601

Kumalasari, L. I., Kusrahmadi, S. D., & Herwin, H. (2020). Analisis hubungan antara kecerdasan emosional dengan kedisiplinan siswa sekolah dasar. Foundasia, 11(2), 162–170. https://doi.org/10.21831/foundasia.v11i2.34844

Lutfiana, M. (2020). Analisis jurnal statistika dalam pengelolaan data dan nilai raport siswa di SDN Pangkah Wetan. Sittah: Journal of Primary Education, 1(1), 1–10.

Mangkunegara, A. A. P. (2009). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Remaja Rosdakarya.

Mardikarini, S., Candra, L., & Putri, K. (2020). Pemantauan kedisiplinan siswa melalui penetapan indikator perilaku disiplin siswa kelas III. Jurnal Ilmiah Kontekstual, 2(1), 30–37.

Melati, R. S., Ardianti, S. D., & Fardani, M. A. (2021). Analisis karakter disiplin dan tanggung jawab siswa sekolah dasar pada masa pembelajaran daring. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(5), 3062–3071. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i5.1229

Mulyasa, E. (2007). Manajemen dan kepemimpinan kepala sekolah. Remaja Rosdakarya.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2013). Organizational behavior (15th ed.). Pearson.

SaThierbach, K., Petrovic, S., Schilbach, S., Mayo, D. J., Perriches, T., Rundlet, E. J., ... Hoelz, A. (2015). [Multiple studies and research references]. Proceedings of the National Academy of Sciences, 3(1), 1–15. http://dx.doi.org/10.1016/j.bpj.2015.06.056

Slameto. (2010). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta.

Sudjana, N. (2009). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Remaja Rosdakarya.

Suryabrata, S. (2002). Psikologi pendidikan. Rajawali Pers.

Sutrisno, E. (2012). Manajemen sumber daya manusia. Kencana.

Winkel, W. S. (2005). Psikologi pengajaran (Ed. revisi). Media Abadi.

Winkel, W. S. (2009). Psikologi pengajaran. Media Abadi.