Muhammadiyah Berkemajuan dan Transformasi Pendidikan Madrasah: Perspektif Najib Burhani dalam Kerangka Kebijakan Publik Pendidikan Islam
Main Article Content
Abstract
Artikel ini mengkaji konsep Muhammadiyah Berkemajuan dalam perspektif Najib Burhani dan relevansinya bagi transformasi pendidikan madrasah dalam kerangka kebijakan publik pendidikan Islam. Dengan pendekatan kajian pustaka dan analisis reflektif-praksis, artikel ini menempatkan gagasan berkemajuan sebagai paradigma keilmuan dan kebijakan yang menuntut keterbukaan berpikir, kritik internal, serta orientasi pada kemaslahatan publik. Sebagai pejabat pendidikan madrasah, penulis memaknai pemikiran Najib Burhani tidak hanya sebagai wacana akademik, tetapi juga sebagai landasan etik dan operasional dalam perumusan kebijakan, tata kelola lembaga, dan pengembangan mutu pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Muhammadiyah Berkemajuan relevan untuk mendorong madrasah yang unggul secara akademik, moderat dalam keberagamaan, dan adaptif terhadap dinamika kebijakan nasional.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
References
Azra, A. (2012). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi di tengah tantangan milenium III. Jakarta: Kencana.
Burhani, A. N. (2016). Muhammadiyah Berkemajuan: Pergeseran dari puritanisme ke kosmopolitanisme Islam. Bandung: Mizan.
Burhani, A. N. (2019). Islam, Muhammadiyah, dan politik kebangsaan. Yogyakarta: Suara Muhammadiyah.
Burhani, A. N. (2020). The Muhammadiyah’s moderation stance in contemporary Indonesia. Journal of Indonesian Islam, 14(1), 1–28. https://doi.org/10.15642/JIIS.2020.14.1.1-28
Burhani, N. (2019). Islam dan pluralisme di Indonesia. Jakarta: Mizan.
Burhani, N. (2020). Muhammadiyah berkemajuan: Dinamika pemikiran dan praksis sosial. Yogyakarta: Suara Muhammadiyah.
Burhani, N. (2021). Islam, kebangsaan, dan ruang publik di Indonesia. Studia Islamika, 28(2), 245–268.
Dhofier, Z. (2011). Tradisi pesantren: Studi pandangan hidup kyai dan visinya mengenai masa depan Indonesia. Jakarta: LP3ES.
Federspiel, H. M. (2000). Islam and ideology in the emerging Indonesian state. Leiden: Brill.
Hefner, R. W. (2011). Civil Islam: Muslims and democratization in Indonesia. Princeton: Princeton University Press.
Hefner, R. W. (2011). Civil Islam: Muslims and democratization in Indonesia. Princeton: Princeton University Press.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2020). Moderasi beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat.
Kementerian Agama RI. (2020). Roadmap pengembangan madrasah. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
Kuntowijoyo. (2006). Islam sebagai ilmu. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Maarif, A. S. (2015). Islam dalam bingkai keindonesiaan dan kemanusiaan. Bandung: Mizan.
Mahfud, C. (2019). Pendidikan Islam dan kebijakan publik. Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 245–260. https://doi.org/10.14421/jpi.2019.82.245-260
Muhaimin. (2012). Paradigma pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nakamura, M. (2012). The crescent arises over the banyan tree. Singapore: ISEAS.
Nashir, H. (2010). Muhammadiyah gerakan pembaruan. Yogyakarta: Suara Muhammadiyah.
Nata, A. (2014). Manajemen pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.
Rahman, F. (1982). Islam and modernity: Transformation of an intellectual tradition. Chicago: University of Chicago Press.
Sirozi, M. (2018). Islamic education policy in Indonesia. Al-Jami’ah, 56(2), 345–370. https://doi.org/10.14421/ajis.2018.562.345-370
Suyatno. (2020). Moderasi beragama dalam pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 17(1), 1–14. https://doi.org/10.14421/jpai.2020.171.1-14
Tilaar, H. A. R. (2012). Kebijakan pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Zamroni. (2013). Reformasi pendidikan. Yogyakarta: Ombak.