Kolaborasi MAN 1 Tuban dan Kelurahan Gedongombo dalam Program Eco Enzyme untuk Mendukung ASEAN Eco School

Main Article Content

Shorihatul Inayah
Qomaruddin Qomaruddin

Abstract

Kelurahan Gedongombo, Tuban, menghadapi tantangan serius terkait tingginya timbulan sampah organik rumah tangga, diperparah dengan lokasinya yang berdekatan dengan TPA Gunung Panggung. Kesenjangan utama terletak pada rendahnya pengetahuan masyarakat dalam mengolah limbah organik secara mandiri. MAN 1 Tuban sebagai bagian dari dukungan terhadap ASEAN Eco School yang menekankan kolaborasi madrasah, masyarakat, dan lingkungan dalam mewujudkan budaya hidup berkelanjutan. Pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung pembuatan eco enzyme, serta pendampingan pasca kegiatan. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi, pre-test dan post-test, serta monitoring hasil fermentasi dan penerapan eco enzyme di rumah tangga. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat mengenai konsep eco enzyme, dengan lebih dari 85% peserta mampu menjelaskan tahapan pembuatannya. Sebanyak 78% peserta berhasil menghasilkan eco enzyme dengan kualitas baik, sedangkan dampak lingkungan terlihat dari pengurangan sampah organik rumah tangga sekitar 20% dalam tiga bulan pasca kegiatan. Program ini berpotensi dikembangkan dalam skala yang lebih luas.

Article Details

How to Cite
Inayah, S., & Qomaruddin, Q. (2025). Kolaborasi MAN 1 Tuban dan Kelurahan Gedongombo dalam Program Eco Enzyme untuk Mendukung ASEAN Eco School. Journal of Community Service (JCOS), 3(2), 90–102. https://doi.org/10.56855/jcos.v3i2.1774
Section
Articles

References

Aminah, S., & Fitri, S. (2021). Eco-enzyme: Inovasi Pengolahan Limbah Organik Rumah Tangga Menuju Lingkungan Sehat. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 110-118.

Ariffin, N., Yusoff, S., & Yusof, M. (2021). The potential of eco-enzyme in household waste management and green cleaning alternatives. Journal of Environmental Management, 290, 112–135

Arikunto, S., & Jabar, C. S. A. (2014). Evaluasi Program Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

ASEAN Secretariat. (2019). ASEAN Eco-Schools Award Guidelines. Jakarta: ASEAN

Chanan, G., & Miller, C. (2013). Rethinking community practice: Developing transformative neighbourhoods. Policy Press

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

KLHK. (2022). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN). Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Kurniawan, D., & Wardhana, P. I. (2024). Analisis Efektivitas Eco-Enzyme Sebagai Alternatif Pembersih Non-Kimia di Lingkungan Perumahan. Jurnal Kimia Terapan, 9(1), 50-65.

Nugroho, T. A. (2024). Peran Komunitas dalam Peningkatan Ekonomi Melalui Produk Turunan Eco Enzyme. Jurnal Kewirausahaan dan Pemberdayaan, 7(1), 15-28.

Pathak, R. K., Mandavgane, S., & Kulkarni, B. D. (2018). Eco-enzyme: A Green Cleaner. International Journal of Advanced Research in Science, Engineering and Technology, 5(1), 5136–5141.

Prasetyaningrum, N., & Wulandari, R. (2020). Pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan eco-enzyme sebagai solusi pengelolaan sampah organik. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(2), 145–153.

Putra, A. R., & Dewi, M. S. (2023). Pengukuran Peningkatan Pengetahuan Peserta Pelatihan Berbasis Aksi Partisipatif. Jurnal Edukasi dan Penelitian, 12(3), 200-215.

Rifandi, A. (2023). Strategi Komunikasi dalam Mengatasi Tantangan Penerapan Teknologi Lingkungan di Masyarakat Pedesaan. Jurnal Komunikasi dan Advokasi, 6(2), 88-102.

Syahputra, R. A., Lestari, R., & Hartati, D. (2022). Standarisasi Kualitas Eco Enzyme dari Berbagai Jenis Bahan Baku: Studi pH dan Aroma. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan, 15(4), 301-315.

Wardani, A., & Susanti, D. (2021). Pengelolaan sampah rumah tangga berbasis masyarakat. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 112–1.

Wibowo, A., Sari, R. P., & Utomo, J. (2022). Peran Madrasah Adiwiyata dan ASEAN Eco School sebagai Agen Perubahan Sosial melalui Program Pengabdian. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 18(1), 45-60.