Pembangunan Gorong-gorong di Dusun Ngobo Meningkatkan Akses Jalan dan Kesehjateraan Masyarakat
Main Article Content
Abstract
Kondisi infrastruktur yang kurang memadai di Dusun Ngobo, khususnya sistem drainase, telah lama menjadi penghambat aktivitas warga dan menurunkan produktivitas masyarakat. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, tim dari Politeknik Maritim Negeri Indonesia bekerja sama dengan warga setempat untuk membangun gorong-gorong sebagai solusi terhadap permasalahan genangan air dan kerusakan jalan. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif yang mencakup survei lapangan, perencanaan teknis, pelaksanaan pembangunan, serta evaluasi pasca proyek. Hasil survei menunjukkan bahwa titik-titik strategis di wilayah tersebut mengalami genangan saat hujan deras akibat tidak adanya saluran pembuangan air yang memadai. Solusi yang diterapkan meliputi pembangunan gorong-gorong beton bertulang dan pelatihan masyarakat dalam pemeliharaan saluran. Evaluasi awal menunjukkan peningkatan signifikan dalam kelancaran akses jalan dan penurunan risiko banjir. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembangunan berbasis kebutuhan lokal dengan pendekatan kolaboratif dapat memberikan dampak berkelanjutan terhadap kesejahteraan masyarakat. Model ini diharapkan menjadi contoh bagi pelaksanaan program serupa di wilayah pedesaan lainnya.
Article Details
References
Adil, S. D., Suryanto, F. A., Syaiful, S., Osronita, O., & Jamilah, J. (2025). Identifikasi Potensi Lahan Marginal di Nagari Guguak Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam Kabupaten Padang Pariaman. Journal of Community Service (JCOS), 3(1), 11–21. https://doi.org/10.56855/jcos.v3i1.1291
Ahern, J., Cilliers, S., & Niemelä, J. (2014). The concept of ecosystem services in adaptive urban planning and design: A framework for supporting innovation. Landscape and Urban Planning, 125, 254–259. https://doi.org/10.1016/j.landurbplan.2014.01.020
Amintharso, Z. T. (2015). Penataan Permukiman Kumuh di Kawasan Pesisir Berbasis Masyarakat. Institut Teknologi Nasional Malang Repository, 53(9), 287.
Cheng, W., & Li, H. (2022). Community-Based Rural Infrastructure Projects in Asia: A Practical Guide. Journal of Infrastructure Policy and Management, 15(3), 245-262.
Chow, VT. Maidment, V. & M. (1988). Applied Hydrology. McGraw-Hill.
Dua Ona, A., Herdi, H., & Eo Kutu Goo, E. (2022). Evaluasi Silpa Pada Kegiatan Fisik Infrastruktur Di Desa Nelle Urung Kabupaten Sikka. Accounting UNIPA - Jurnal Akuntansi, 1(2), 125–138. https://doi.org/10.59603/accounting.v1i2.146
Ekonomi, J., & Pembangunan, S. (2013). Jurusan Ekonomi Pembangunan. 5(1).
Fletcher, T. D., Shuster, W., Hunt, W. F., Ashley, R., Butler, D., Arthur, S., Trowsdale, S., Barraud, S., Semadeni-Davies, A., Bertrand-Krajewski, J. L., Mikkelsen, P. S., Rivard, G., Uhl, M., Dagenais, D., & Viklander, M. (2015). SUDS, LID, BMPs, WSUD and more – The evolution and application of terminology surrounding urban drainage. Urban Water Journal, 12(7), 525–542. https://doi.org/10.1080/1573062X.2014.916314
Irawan, A. (2016). Perencanaan Infrasrutkur Jalan Perdesaan Potensial Kabupaten Lebak Provinsi Banten. Universitas, 02, 54–66. https://core.ac.uk/download/pdf/268462922.pdf
Jules, N, P. (1995). Participatory Learning For Sustainable Agriculture.
Mahardika Priananda, A., & Ikaningtyas, M. (2024). Mengabdikan Diri Dalam Upaya Membangun Desa Berkelanjutan. Journal of Community Service (JCOS), 2(4), 178–185. https://doi.org/10.56855/jcos.v2i4.1143
Riyanti, M. T., Erwin, T. N., & Suriani, S. H. (2017). Implementing Project Based Learning Approach to Graphic Design Course. Journal of Education and Practice, 8(15), 173–177. www.iiste.org
Smith, J., Brown, T., & Jones, M. (2023). Sustainable Rural Infrastructure Development: Lessons from Global Practices. New York: Greenfield Press.
Yeza, A. R., Syafrizal, U. Q., Adil, S. D., Osronita, O., & Jamilah, J. (2025). Meningkatkan Potensi Lahan Marginal Pasir Pulau Setan Mandeh Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. Journal of Community Service (JCOS), 3(1), 48–59. https://doi.org/10.56855/jcos.v3i1.1305