Sosialisasi Pembuatan Pestisida Nabati Daun Pepaya pada KWT Turi Makmur Kota Blitar

Isi Artikel Utama

Anisa Sulistya Ningrum
Adelia Regina Putri
Noor Rizkiyah
Gideon Setyo Budiwitjaksono

Abstrak

Mayoritas petani di Indonesia menggunakan pestisida kimia dalam membudidayakan tanamannya. Residu pestisida kimia apabila digunakan secara terus menerus akan berbahaya bagi lingkungan sekitar. Pestisida nabati merupakan alternatif pengganti pestisida kimia yang terbuat dari bahan alami yaitu tanaman. Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan menjadi pestisida nabati adalah daun pepaya. KWT Turi Makmur belum memanfaatkan daun pepaya menjadi pestisida nabati. Sosialisasi mengenai pembuatan pestisida nabati daun pepaya bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta memanfaatkan bahan-bahan alami disekitar menjadi pestisida nabati. Metode yang dilakukan yaitu observasi, praktek pembuatan pestisida nabati daun pepaya, dan pelaksanaan yang terdiri dari sosialisasi, demonstrasi, serta penyerahan pestisida nabati. Hasilnya, KWT Turi Makmur menerima wawasan baru serta proaktif dalam hal pemanfaatan bahan-bahan alami dan cara membuatnya menjadi pestisida nabati. Bahan baku utama dari pestisida nabati terdiri dari daun pepaya, bawang putih, dan cabai rawit sedangkan bahan pendukungnya berupa sabun pencuci piring dan air. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan tersebut penting dilakukan agar memperoleh hasil maksimal dalam pencegahan dan pengendalian hama tanaman, dimana sebelumnya menggunakan pestisida kimia yang memiliki resiko berbahaya bagi makhluk hidup dan lingkungan sekitarnya.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Ningrum, A. S., Adelia Regina Putri, Noor Rizkiyah, & Gideon Setyo Budiwitjaksono. (2023). Sosialisasi Pembuatan Pestisida Nabati Daun Pepaya pada KWT Turi Makmur Kota Blitar. INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement, 2(2), 141–148. https://doi.org/10.56855/income.v2i2.406
Bagian
Articles