KONSEP KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN DALAM AL- QUR’AN
Main Article Content
Abstract
Artikel ini membahas Isu keberlanjutan lingkungan telah menjadi perhatian global di tengah meningkatnya krisis ekologi yang mengkhawatirkan. Dalam konteks ini, Islam sebagai agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam memberikan panduan yang komprehensif untuk menjaga keseimbangan dan kelestarian alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep keberlanjutan lingkungan berdasarkan nilai-nilai yang terdapat dalam Al-Qur’an. Dengan menggunakan metode studi kepustakaan dan pendekatan tafsir tematik, kajian ini mengeksplorasi ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan penciptaan alam semesta, peran manusia sebagai khalifah, serta perintah untuk menghindari kerusakan (fasād) di bumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an tidak hanya memandangalamsebagai ciptaanTuhan, tetapi jugasebagai tanda-tanda (āyāt) kebesaran-Nya yang perlu dihormati dan dilindungi. Konsep keberlanjutan dalam Al-Qur’an mencakup prinsip keseimbangan (mīzān), pemeliharaan (ḥifẓ), dan tanggung jawab (mas'ūliyyah). Manusia diberikan mandat sebagai khalifah bukan untuk mengeksploitasi, melainkan untuk mengelola dan melestarikan lingkungan dengan bijaksana. Kerusakan alam dianggap sebagai bentuk pengingkaran terhadap amanah ilahi dan memiliki konsekuensi spiritual. Oleh karena itu, keberlanjutan lingkungan menurut Al-Qur’an bukan hanya isu ekologis, tetapi juga merupakan bagian integral dari etika dan akhlak Islami yang menyeluruh. Temuan ini menegaskan bahwa ajaran Islam memiliki potensi besar dalam membangun kesadaran ekologis umat manusia di era modern.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
References
Abdullah. (2021). Bimbingan Perawatan Rohani Islam Bagi Orang Sakit. In Aswaja Pressindo (Vol. 1). Aswaja Pressindo.
Abdullah, M. A. (1996). Arkoun dan Kritik Nalar Islam. In Tradisi Kemoderenan dan Metamodernisme; Memperbincangkan Pemikiran Muhammad Arkoun. LkiS.
Al-Ayyubi, S. (2018). Konsep Kebenaran Dalam Perspektif Al-Qur’an. Fikroh: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 11(1), 53–78. https://doi.org/10.37812/fikroh.v11i1.34
Al-Ghazali. (1988). Al-Munqidh min al-Dhalal. Dar al-Kutub al-’Ilmiyyah.
Al-Ghazali, A. H. (2003). Ihya’ Ulum al-Din, terjemahan oleh Ismail Yakub. Pustaka Nasional.
Andrean, S., & Devi, A. D. (2020). Pendidikan Islam Dalam Perspektif Pendekatan Sosiologi. Al - Azkiya : Jurnal Ilmiah Pendidikan MI/SD, 5(2), 143–149. https://doi.org/10.32505/v4i1.1007
Chapra, M. U. (1995). Islam and The Economic System. In Review of Islamic Economics (Vol. 2, Issue 1). International Institute of Islamic Thought.
Efendi, N., & Sartika, S. B. (2021). Filsafat Sains. In Umsida Press. UMSIDA Press.
Habibi, H. (2022). Epistemologi Fazlur Rahman dan Relevansinya dengan Model Pendidikan Pesantren Kontemporer. Bestari: Jurnal Studi Pendidikan Islam, 19(2), 1–21. https://10.0.143.59/bestari.v19i1.1313
Harahap, F. R. H., & Salminawati. (2022). Konsep Kebenaran Berdasarkan Tinjauan Filsafat, Agama Dan Ilmu Pengetahuan. Journal Of Social Research, 1(3), 724–730. https://doi.org/10.55324/josr.v1i3.82
Hidayat, M. C., & Mulyono, S. (2019). Integrasi Sains Teknologi Dengan Nilai-Nilai Islam : Model Pendidikan Yang Memberdayakan. Tamaddun, 20(1), 15. https://doi.org/10.30587/tamaddun.v20i1.2756
Khaldun, I. (1998). Muqaddimah. Dar al-Fikr.
Kusroni. (2018). al-Munqiz Min al-Dhalal: Sebuah Upaya Pembacaan Epistemologis. Jurnal Putih, III, 135–151.
Mahdi, M. (2016). Ibn Khaldun’s Philosophy of History. In Routledge. Routledge.
Muhammad. (2023). Kajian- Kajian Ayat Al- Qur'an tentang Pelestarian Lingkungan Hidup. Jurnal Alwatzikhoebillah, 538.
Mujahid, A. (2013). Epistemologi Islam: Kedudukan Wahyu Sebagai Sumber Ilmu. Ulumuna Jurnal Studi Keislaman, 17(1), 41–64. https://doi.org/https://doi.org/10.20414/ujis.v17i1.171
Nurjana, N., Nasir, A., Shah, K., & Karoma, K. (2023). Teori Kebenaran Perspektif Islam dan Barat (Studi Literatur)ah. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 24300–24305.
Putra, A. D., & Desiana, R. (2021). Epistemologi Islamisasi Ilmu Syed Mohammad Naquib Al-Attas (Implikasinya Bagi Pemikiran dan Keilmuan). Fikrah: Journal of Islamic Education, 5(2), 1–23.
Rahman, F. (1982). Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. University of Chicago Press.
Rakhmat, J. (2020). Teori Sosiologi Islam. In Sosiologi Agama: Memahami Teori dan Pendekatan. Kencana.
Rosenthal, F. (2007). Knowledge Triumphant. Brill.
Sardar, Z. (1984). Jihad Intelektual: Merumuskan Parameter-Parameter Sains Islam. Risalah Gusti.
Suri, S., & Irwanto. (2021). Dasar Konseling Islam dalam Perspektif Ayat Ayat Al Quran Tentang Bimbingan dan Konseling. Ash-Shuduur, 1(1), 15–29.
Syaifudin, R. (2013). Epistemologi Pendidikan Islam Dalam Kacamata Al-Ghazali Dan Fazlur Rahman. Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman, 8(2).
Yitinah, D. N. (2024). Ayat- Ayat Al- Qur'an tentang Lingkungan; Perspektif Islam dalam Menjaga Kelestarian Alam. Jurnal Kolaboratif Sains, 4375.
Yusuf, I. (2020). Lingkungan Hidup Menurut Al-Qur'an (Telaah Konsepsional Hubungan Manusia dengan Lingkungan). Jurnal al- Asas, 7-9.
Wahyudi, W. (2018). Epistemologi Tafsir Sufi Al-Ghazali Dan Pergeserannya. Jurnal Theologia, 29(1), 85–108. https://doi.org/10.21580/teo.2018.29.1.2070